Translate my blog:

Selasa, 11 Juni 2013

Pengecut itu payah

Angin berhembus dari kanan ke kiri, seorang nenek kini tegak dari bangku tua yang tepat diatas pohon cemara. Jalan sepertinya memang sunyi, dia melihat nenek itu mulai berjalan dengan gerakkan kaku ingin menyeberang jalan. Nenek itu terlihat yakin bisa sendiri, tetapi akan lebih bagus jika dia menolongnya. Kini hatinya sudah tersirat ingin membantu nenek itu, tetapi masih ada keraguan. Separoh jalan hampir selesai nenek itu sebrangi, tiba-tiba truck mini datang dari arah berlawanan dengan kecepatan kencang. Nenek itu hanya pasrah, tetapi seorang pria datang berlari dan mendorong nenek itu ke tepi jalan. Malang kaki kanan pria itu patah, walaupun nenek itu terselamatkan. Sekarang dia baru menyesal tidak membantu nenek itu. Dia hanyalah onggokan sampah yang layaknya pengecut dengan peluang menolong lebih tinggi dari pada pria yang datang tiba tiba itu.

"Tidak melakukan hal yang baik ketika kau tau
itu benar adalah perbuatan seorang pengecut" - Hashirama Senju